Categories
Edukasi

Cara Belajar Tangga Nada

Buat kamu yang saat ini tertarik dengan dunia musik, tangga nada menjadi hal paling penting yang harus kamu pelajari terlebih dulu. Tanpa mempelajari tangga nada, pastinya kamu tidak akan bisa memainkan instrumental apapun. Begitu juga ketika ingin berlatih vokal secara serius, mengetahui dan memahami tangga nada dasar adalah keharusan.

Selain itu, adanya tangga nada juga bisa membantu para pencipta lagu dalam melakukan pembuatan maupun aransemen sebuah lagu. Nah, melihat pentingnya tangga nada ini, maka buat kamu yang belajar musik harus banget untuk mulai mempelajari tangga nada. Simak langkah-langkah berikut yang khusus dibuat untuk kamu yang ingin belajar tangga nada.

Mengenal Macam-Macam Not

Not dan tangga nada tergolong sebagai dua hal dasar yang harus dipelajari saat ingin belajar musik. Namun, sebelum mempelajari tangga nada, kamu lebih baik lebih dulu mengenal macam-macam not. Dalam musik, not dibedakan menjadi dua jenis, yaitu not balok dan not angka.

Diantara dua jenis tersebut, not angka diketahui lebih mudah untuk dipelajari. Bentuk dari not angka ini tentunya berupa angka sesuai dengan namanya. Untuk bisa membaca not angka, terlebih dulu kamu harus mengenal macam-macam not dalam permainan musik.
Macam-macam not tersebut terdiri dari 1 (do), 2 (re), 3 (mi), 4 (fa), 5 (sol), 6 (la), 7 (si), 1 (do). Selain not-not tersebut, ada juga not yang dicoret menandakan kalau not tersebut dibaca setengah nada. Not-not tersebut adalah 1 (dis), 2 (rie), 4 (fis), 5 (sel), dan 6 (le).

Mengenal Jenis Tangga Nada

Bila didefinisikan, tangga nada adalah urutan bertahap antar nada. Terdapat 7 macam nada pokok yang disusun dan nantinya akan menjadi tangga nada. Jenis-jenis tangga nada tersebut diantaranya do = C, re = D, mi = E, fa = F, so = G, la = A, si = B, do = C1. Setiap nada tersebut mempunyai bunyi dan tingkatannya masing-masing. Dari ketujuh nada dasar yang telah disebutkan, terdapat jarak yang tidak sama yaitu 1 – 1 – ½ – 1 – 1 – 1– ½.

Kemudian, dilihat dari jenisnya, tangga nada dibagi ke dalam 3 jenis yaitu tangga nada diatonis, tangga nada pentatonis, dan tangga nada kromatis. Tangga nada diatonic dibagi dua lagi menjadi tangga nada mayor dan minor. Tangga nada mayor dan minor ini termasuk tangga nada yang paling dasar untuk dipelajari. Selain dua tangga nada tersebut, tangga nada kres dan mol yang merupakan bagian dari tangga nada kromatis juga menjadi tangga nada dasar yang patut untuk kamu pelajari dulu.

Mulai Belajar Membaca Tangga Nada dan Not

Jika kamu sudah mengenal macam-macam dari tangga nada beserta not, maka berikutnya kamu bisa untuk berlatih membaca not dan tangga nada tersebut. Kemampuan membaca tangga nada dan not ini nantinya akan memudahkan kamu dalam bermain musik atau menyanyikan lagu.

Ibaratnya, tangga nada ini adalah nada yang dipakai ketika seseorang sedang bicara. Dari perpindahan satu not ke not lainnya, kamu akan bisa merasakan bagaimana nada tersebut saling membentuk suatu ungkapan yang indah untuk didengarkan.
Ulangi Latihan Tangga Nada Dasar Sampai Mahir

Dalam mempelajari musik, pastinya juga butuh proses yang tidak cepat dan butuh latihan berulang-ulang. Termasuk juga dalam mempelajari tangga nada. Kamu harus rutin berlatih mengenal tangga nada yang berbeda dan cobalah untuk membaca maupun menuliskannya. Kalau kamu konsisten dalam mempelajari tangga nada, pastinya kamu juga akan lebih cepat menguasai tangga nada tersebut.

Jadi, setelah menyimak beberapa penjelasan tadi, sudah siapkah kamu untuk mulai belajar tangga nada? Mempelajarai tangga nada bisa jadi memang cukup rumit pada awalnya, namun dengan mempelajari tangga nada, kamu akan jadi lebih mudah menyanyikan lagu-lagu hingga memainkan instrument musik. Selamat belajar!

Categories
Edukasi

5 Tips Belajar Fisika

Buat kamu anak IPA, fisika tentu jadi makanan sehari-hari kamu saat di sekolah bukan? Meskipun jadi santapan rutin, tapi ada saja yang merasa kalau pelajaran fisika tidaklah mudah untuk dipelajari.

Ketika anggapan seperti ini muncul, pastinya perasaan malas dan enggan untuk mempelajari pelajaran tersebut akan terus menghinggapi. Nah, supaya kamu bisa semakin giat dalam belajar fisika, ikuti beberapa tips belajar fisika berikut yuk.

Perbaiki Mindset Mengenai Belajar Fisika

Mindset menentukan bagaimana sikap kita terhadap sesuatu. Saat mindset kamu terhadap sesuatu hal buruk, bisa dipastikan kamu akan enggan untuk mengenali hal tersebut lebih dalam. Sama ketika kamu mempunyai mindset kalau pelajaran fisika itu sulit, maka kamu pasti akan merasa enggan untuk belajar dengan giat.

Jadi, ketika kamu ingin mulai mempelajari sesuatu yang menurut kamu susah, kamu harus mengubah mindsetmu terlebih dulu terhadap hal tersebut. Tanamkan dengan baik ke pikiranmu kalau pelajaran fisika tidaklah sesulit yang ada di pikiranmu. Yakinlah kalau pelajaran fisika ini termasuk pelajaran yangs seru dan mudah untuk dipelajari.

Baca Dulu Materi Sebelum Guru Menerangkan

Tips lain yang akan mempermudah kamu dalam belajar fisika, terutama di sekolah adalah dengan membaca materi yang akan diajarkan terlebih dulu di rumah. Dengan cara ini, kamu akan mempunyai setidaknya 30% pemahaman dan nantinya akan dilengkapi oleh penjelasan dari guru kamu.

Selain itu, dengan membaca materi terlebih dulu, kamu juga akan lebih mudah menemukan manakah yang sulit untuk dipecahkan. Ini nantinya bisa jadi bahan untuk ditanyakan kepada guru kamu saat beliau menerangkannya di depan kelas.

Catat dengan Baik Setiap Materi

Selama gurumu menjelaskan maupun ketika kamu belajar secara mandiri, apabila kamu menemukan suatu yang penting, jangan lupa untuk mencatat materi tersebut. Catatan ini akan sangat berfungsi buat kamu di kemudia hari terutama menjelang ujian.

Di saat mencatat materi, jangan lupa membuatnya serapi mungkin. Hal ini akan membuat kamu lebih tertarik untuk kembali membuka buku catatan kamu nantinya. Catatan yang rapi juga akan lebih enak dilihat dan pastinya membuat kamu lebih bersemangat untuk membaca ulang.

Berlatih Mengerjakan Soal-Soal

Practice makes perfect, sebuah pepatah bahasa Inggris ini bisa dibilang akurat. Dengan rajin berlatih tentang suatu hal, maka skill kamu akan jadi lebih baik dan meningkat. Begitu juga dengan belajar fisika, dengan mengerjakan soal secara rutin, maka kemampuan kamu dalam pelajaran ini akan semakin meningkat tiap harinya.

Belajar mengerjakan soal akan membuat kamu terbiasa dengan soal-soal yang lebih rumit. Disamping itu, kamu tidak akan terlalu kewalahan kalau waktu ujian akan tiba. Hal ini karena kamu sudah belajar berlatih soal secara rutin bahkan sebelum waktu ujian tiba.

Belajar Kelompok dengan Teman

Tips ini bisa jadi bermanfaat buat kamu yang memang kesulitan dalam mempelajari pelajaran satu ini. Ajaklah beberapa teman kamu yang menurut kamu jago dalam pelajaran fisika untuk belajar bersama. Belajar secara kelompok akan memudahkan kamu menyelesaikan sebuah soal atau memahami materi yang sulit dengan bertukar pikiran dengan teman kamu.

Keuntungan lain dari belajar kelompok adalah kamu tidak akan merasa kesusahan sendirian. Teman-teman kamu yang lainnya pastinya juga ada yang mengalami masalah kesulitan dalam belajar. Sehingga, kamu pun akan lebih terbantu saat berdiskusi bersama ketimbang hanya kebingungan menyelasaikan soal sendiri.

Itulah 5 tips belajar fisika yang dinilai ampuh buat kamu yang merasa kesulitan dengan pelajaran satu ini. Setiap siswa memang punya gaya belajarnya sendiri-sendiri, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba tips di atas siapa tahu kamu semakin mahir dalam pelajaran fisika.

Categories
Edukasi

5 Tips Belajar Matematika

Apakah kamu termasuk siswa yang suka dengan pelajaran matematika? Atau justru sebaliknya? Kebanyakan siswa memang merasa kalau matematika adalah pelajaran yang sulit hanya siswa yang cerdas saja yang bisa menguasainya. Padahal, semua siswa bisa lho menguasai matematika asalkan punya tips dan triknya.

Kalau kamu benar-benar ingin lebih jago di pelajaran satu ini, yuk ikuti tips belajar matematika berikut.

Anggaplah Matematika itu Mudah

Nah, salah satu hal yang seringkali menghambat dalam mempelajari pelajaran matematika tidak lain adalah mindsetmu sendiri. Misalnya saja, kamu selalu beranggapan kalau matematika itu terdiri dari banyak rumus yang sulit dipecahkan. Pemikiran seperti ini justru membawa diri kamu semakin malas untuk belajar matematika.

Oleh karena itu, kamu harus ubah mindset kamu terlebih dahulu tentang pelajaran matematika. Salah satunya dengan menanamkan pada pikiran kamu kalau matematika itu tidaklah sesulit yang kamu pikirkan dan kamu hanya perlu belajar lebih giat lagi untuk bisa memahami pelajaran matematika.

Tulislah Rumus-Rumus Semenarik Mungkin

Selain menanamkan mindset kepada diri sendiri, tips satu ini juga bisa dibilang cukup efektif. Kamu bisa menggunakan buku tersendiri khusus untuk menulis semua rumus yang kamu pelajari. Kemudian, kamu juga dapat menambahkan sedikit desain atau apapun itu sesuai dengan kreativitas kamu.

Apabila kamu menulis rumus-rumus matematika dengan lebih rapi, pastinya kamu akan lebih nyaman melihatnya.Selain itu, dengan menuliskan rumus secara rapi dan di suatu buku tersendiri, akan memudahkan kamu dalam menemukan suatu rumus yang kamu butuhkan.

Pahami Rumus, Bukan Dihafalkan

Untuk dapat menguasai suatu rumus matematika yang diajarkan oleh guru, sebenarnya kamu nggak harus lho menghafalkan rumus tersebut. Cara yang lebih efektifnya adalah dengan cara memahami konsep rumus tersebut. Ketika kamu paham dengan konsep suatu rumus, maka secara tidak langsung kamu juga sudah menghafal rumus tersebut.

Berbeda ketika kamu mencoba menghafalnya tanpa mengerti konsep suatu rumus, hafalan akan rumus itu bisa saja terlupa. Lalu, lebih gawatnya lagi, ketika kamu sedang melakukan ujian, malah kamu akan kesusahan kalau hafalan rumusmu tadi tiba-tiba menghilang. Jadi, cobalah untuk lebih paham akan konsep suatu rumus dulu ya.

Sering Latihan Soal

Salah satu kunci seseorang bisa menguasai suatu pelajaran matematika adalah dengan cara rajin mengerjakan latihan soal. Cara ini juga bisa untuk menguji apakah kamu benar-benar paham dengan konsep suatu rumus. Rajin berlatih mengerjakan soal akan melatih pikiran kamu juga dalam memecahkan soal yang berbeda-beda.

Sebaiknya, untuk berlatih mengerjakan soal, jangan tunggu hingga waktu ujian sudah dekat. Justru, kamu harus melakukan latihan soal di sela-sela tak ada pekerjaan rumah. Dengan begitu, saat akan menjelang ujian kamu tak lagi keteteran karena kamu sudah meluangkan sedikit waktu untuk mengerjakan soal secara rutin.

Diskusi dengan Teman atau Guru

Dalam belajar matematika, tentu akan ada saatnya dimana kamu kesusahan dalam memahami suatu rumus atau bahkan memecahkan sebuah soal. Saat kamu merasa kesulitan, jangan segan-segan untuk mengajak berdiskusi teman kamu yang lebih paham dengan rumus atau soal tersebut. Selain dengan teman, sebenarnya kamu juga bisa lho bertanya dengan guru kamu.Guru pastinya punya pemahaman yang lebih terhadap suatu materi karena pengalaman mereka.

Kalau kamu tidak mau untuk bertanya saat mengalami kesulitan, pastinya kamu akan terus-terusan dibuat kebingungan. Ingat, kesulitan dalam proses belajar itu lumrah dan bukan sebuah hal yang harus kamu takuti.

Setelah membaca beberapa tips belajar matematika, apakah kamu sudah siap untuk kembali belajar? Sebenarnya, setiap pelajaran punya sisi kesulitan masing-masing, tinggal bagaimana kamu membuat proses belajar suatu pelajaran tersebut menjadi lebih menyenangkan.

Categories
Edukasi

7 Tips Menyelesaikan Skripsi

Siapa nih yang saat ini lagi dipusingkan sama skripsi? Memang tugas akhir yang satu ini selalu jadi momok dan membuat risau mahasiswa. Alasannya tidak lain karena skripsi butuh perjuangan yang ekstra dari mulai menentukan judul sampai waktu sidang. Setiap proses penyelesaian skripsi bukan cuma menguras tenaga dan pikiran, tapi bisa juga mental.

Nah, buat kamu yang saat ini masih berjuang menyelesaikan skripsi, yuk coba aplikasikan beberapa tips berikut. Siapa tahu tips ini berguna buat kamu dan kamu jadi makin semangat dalam menyelesaikan tugas akhir ini.

Pilih Tema yang Kamu Kuasai

Pastinya kamu sering berpikir kalau tema skripsi yang keren akan menghasilkan sebuah skripsi yang keren pula. Anggapan seperti itu nggak salah juga, tetapi kamu juga harus ingat, semakin susah tema yang kamu ambil, maka semakin lama pula waktu yang kamu butuhkan untuk menyelesaikan si tugas akhir.

Bukan berarti kamu nggak boleh ambil tema yang rumit ya, hanya saja kalau kamu memilih tema yang lebih kamu kuasai dengan tingkat kesulitan yang tidak terlalu rumit, tentu akan lebih memudahkan jalan kamu dalam mengerjakan skripsi. Sekeren apapun tema yang kamu pakai, tapi kalau tidak selesai maka jadinya pun nggak keren. Ingat ya, skripsi yang berhasil adalah skripsi yang selesai.

Atur Deadline dan Konsekuensi untuk Diri Sendiri

Skripsi adalah tugas akhir yang jadi tanggung jawab kamu sendiri untuk menyelesaikan. Oleh karena itu, diri kamu sendirilah yang menentukan selesai atau tidaknya. Supaya kamu tetap fokus dan bisa konsisten, harus ada target dan deadline yang kamu atur setiap minggunya.

Jangan lupa juga untuk mengatur kira-kira kalau target kamu nggak selesai, harus ada konsekuensi buat diri kamu. Dengan begitu, kamu nggak akan terlalu santai dan jadi menggampangkan target tugas akhir kamu.

Jangan Terlalu Banyak Nongkrong Tidak Berfaedah

Nongkrong memang asyik bukan? Apalagi kalau nongkrongnya sama teman atau sahabat. Tapi, dalam rangka bergelut dengan tugas akhir, mau tidak mau kamu harus mengurangi nongkrong yang kurang berfaedah.

Bukan malah cepat selesai, waktu kamu jadi terbuang sia-sia hanya untuk sekedar nongkrong yang tidak berfaedah. Setidaknya, kamu boleh nongkrong kalau memang target kamu sudah tercapai tepat waktu.

Kerjakan Skripsi di Tempat yang Nyaman

Nah, tips ini juga tidak boleh kamu abaikan begitu saja. Tempat yang nyaman akan membuat suasana hati kamu jadi tenang dan senang. Kalau hati dan mood sudah senang, maka mengerjakan tugas akhir bukan lagi jadi beban.

Beri Reward Saat Target Tercapai

Setelah ngebut mengerjakan skripsi dan akhirnya target mingguan atau bulanan tercapai, kamu juga perlu kasih reward untuk diri kamu sendiri. Reward ini akan jadi penghargaan atas usaha kamu setelah berjuang keras dan akan membantu kamu tetap semangat menyelesaikan target selanjutnya.

Rutin Konsultasi ke Dosen Pembimbing

Banyak mahasiswa yang malas kalau harus konsultasi ke dosen pembimbing. Alasannya bisa jadi karena lama, takut diomelin, dan lain sebagainya. Padahal kalau kamu rutin konsultasi, dosen pembimbing kamu akan salut dengan kegigihan dan kedisiplinan kamu. Dengan kamu rajin konsultasi, tugas akhir kamu juga akan jadi lebih cepat selesai.

Minta Do’a Orang Tua

Tips terakhir yang tidak boleh kamu lupakan adalah do’a orang tua. Tanpa do’a mereka tentunya jalan yang kamu lalui dalam mengerjakan skripsi tidak akan mulus. Bukan hanya kerja keras saja, tetapi kekuatan do’a juga bisa menolongmu. Apalagi proses penyelesaian skripsi terkadang bukan hanya soal kerja keras, tetapi juga kemudahan dari doa-doa yang dipanjatkan orang tuamu dan kamu sendiri.

Setelah membaca 7 tips menyelesaikan skripsi di atas, sudah siap belum menyelesaikan skripsi kamu tepat waktu? Tetap semangat ya, ingat toga wisuda sudah menunggu!

Categories
Edukasi

5 Tips Membuat Makalah

Tugas apa yang paling sering kamu dapatkan saat duduk di bangku SMA ataupun kuliah? Pasti makalah jadi salah satunya ‘kan? Nah, buat kamu yang kebetulan sekarang lagi dapat tugas makalah dan bingung gimana cara membuat makalah, kamu datang di tempat yang tepat.

Ada beberapa tips yang cocok buat kamu untuk menulis makalah dengan benar sekaligus dengan contoh membuat makalah. Simak yuk selengkapnya.

Memilih atau Menentukan Tema Makalah

Tips pertama ini juga jadi langkah pertama yang harus kamu ambil. Sebuah makalah yang bagus tidak jadi tanpa proses ini. Dalam penentuan tema, biasanya kamu akan mendapat arahan dari guru atau dosen mengenai tema umum yang harus kamu tulis.
Nah, tema tersebut bisa kamu kerucutkan ke tema yang lebih spesifik dan tentunya sudah kamu kuasai. Contohnya, dengan tema umum ‘globalisasi’, maka kamu bisa memilih tema yang spesifik seperti pengaruh globalisasi pada budaya. Setidaknya, jangan memilih tema rumit yang kamu sendiri tidak paham mengenai hal tersebut.

Membuat Judul Makalah dan Contohnya

Setelah menentukan tema yang pas dan benar-benar bisa kamu kuasai. Berikutnya, kamu harus menentukan judul makalah. Judul tersebut harus dibuat dengan jelas, namun menarik supaya akan membuat pembaca makalahmu tergerak untuk membaca.

Tapi, kamu harus ingat ya kalau tema dan judul tidaklah sama. Tema yang kamu pilih tersebut dijadikan sebagai pokok pikiran dari makalah. Supaya lebih jelas, contoh judul makalah yang bisa kamu pakai dengan tema ‘pengaruh globalisasi pada budaya’ adalah ‘Eksistensi Tari Tradisional di Era Globalisasi’.

Selain judul tersebut, kamu juga bisa menggunakan contoh judul makalah lain seperti ‘Perkembangan Wayang di Masa Globalisasi’ dan lainnya. Judul yang kamu buat juga harus jelas, karena nantinya judul ini akan menuntun fokusmu dalam menulis makalah.

Mengumpulkan Referensi yang Sesuai

Setelah tahu beberapa contoh judul makalah dari tema yang ada, mulailah untuk mencari referensi yang sesuai dengan tema dan judul yang kamu ambil. Referensi tersebut akan membantu kamu dalam menulis seluruh isi bab, terutama pendahuluan.

Umumnya, referensi yang terpercaya didapat dari buku–buku, namun kamu juga boleh mengambil referensi lain dari koran, media internet, atau lainnya asalkan sumbernya jelas dan bukan sumber asal-asalan yang tidak bisa dipercaya. Misalnya saja, referensi tersebut tidak ada nama penulisnya, tentu saja ini referensi seperti ini kurang kredibel dan dipertanyakan keaslian sumbernya.

Pahami Susunan Makalah yang Benar

Struktur makalah yang benar pun tidak boleh luput dari perhatian kamu. Jika tulisanmu bagus, tetapi struktur dari makalahnya salah, maka bisa mempengaruhi penilaian guru atau dosenmu. Nah, susunan makalah yang benar umumnya terdiri dari cover, abstrak, daftar isi, kata pengantar, pendahuluan (latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan), isi, dan ditutup dengan kesimpulan.

Tulislah Makalah dengan Sistematis dan Objektif

Selanjutnya, dari sekian proses dan tips membuat makalah yang bermulai dari tema, pemilihan judul, referensi, dan mengetahui susunan makalah yang tepat, maka mulailah untuk menulis makalah secara sistematis dan pastinya objektif.

Makalah yang sistematis maksudnya adalah makalah tersebut sesuai dengan struktur yang benar, bahasa yang digunakan pun sesuai dengan kaidah penulisan makalah. Dalam menulis makalah, penting untuk menulis secara objektif dan tidak secara subjektif. Jika ditulis secar objektif, maka makalah kamu akan terlihat lebih fokus dan isinya pun bukan sekedar asumsi subjektif semata.

Oke, itulah tips membuat makalah dari mulai menentukan tema, contoh judul makalah, hingga menulis makalah dengan sistematis, semoga bisa kamu jadikan acuan untuk menulis makalah dengan tepat ya.